Buku Terbaru

Eko-Regional: Jurnal Pembangunan Ekonomi Wilayah - Behind Rural Tourism: A Tool and a Panacea Vol 14, No 1 (2019)


No image available for this title

Judul Seri
-
No. Panggil
JUR JPEW 14.01/2020
Pengarang Yudha Aryo Sudibyo - Personal Name
Novita Puspasari - Personal Name
Yanuar E. Restianto - Personal Name
Penerbit Universitas Jenderal Soedirman : Jawa Tengah.,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
English
ISBN/ISSN
2620-8849
GMD Text
Klasifikasi
14.01/2020
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Volume 14, No 1 (2019)
Subyek
Deskripsi

After the issuance of the village law, villages in Indonesia are required to be economically
independent by utilizing their potentials. This study aims to find out main potentials of
villages in Banyumas to be developed into village-owned enterprise business units and
explore the reasons why villages choose this potential as a village-owned enterprise
business unit. This study uses a qualitative approach with data collection methods using
focused group discussion and in-depth interviews. The results of this study indicate that of
the seven villages participating in the research, six villages chose rural tourism as the main
business unit of their village-owned enterprise. Most villages choose rural tourism because
they consider that there has been a successful model of rural tourism enterprises in
Indonesia and because rural tourism is considered as a solution to various problems.


Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas
  • Behind Rural Tourism: A Tool and a Panacea
    ABSTRAK Setelah dikeluarkannya undang-undang desa, desa-desa di Indonesia dituntut untuk mandiri secara ekonomi dengan memanfaatkan potensinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi utama desa di Banyumas untuk dikembangkan menjadi unit bisnis badan usaha milik desa dan mengeksplorasi alasan mengapa desa memilih potensi ini sebagai unit bisnis badan usaha milik desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan diskusi kelompok terfokus dan wawancara mendalam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari tujuh desa yang berpartisipasi dalam penelitian ini, enam desa memilih pariwisata pedesaan sebagai unit bisnis utama dari badan usaha milik desa mereka. Sebagian besar desa memilih wisata pedesaan karena mereka menganggap bahwa telah ada model perusahaan pariwisata pedesaan yang sukses di Indonesia dan karena pariwisata pedesaan dianggap sebagai solusi untuk berbagai masalah.
Komentar
   


Ketersediaan

B061085JUR JPEW 14.01/2020Perpustakaan BappedaTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan


Pilih Bahasa


Advanced Search

Judul :

Pengarang :
  • SEARCHING...

Subyek :
  • SEARCHING...

ISBN/ISSN :

GMD :

Tipe Koleksi :

Lokasi :